Arsip untuk Juni, 2012

Membuat Streamning TV di LAN

Posted: Juni 12, 2012 in tugas

Televisi internet (juga dikenal dengan Televisi daring (TV Online) adalah situs yang memiliki tayangan video yang terkonsep, selalu diperbaharui terus-menerus, tidak statis, mengikuti perkembangan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, dan bisa diakses oleh publik secara bebas, dengan berbagai macam bentuk pendistribusiannya. Untuk dapat mengaksesnya, kita hanya perlu menguhubungkan ke komputer pribadi kita dengan koneksi internet broadbandberlangganan.

oke, setelah saya menjelaskan apa itu tv streaming, sekarang saya akan langsung membahas bagaimana cara membuatnya.

Alat-alat yang dibutuhkan :
– CPU
– Antena Tv
– Tv Tunner Internal
– Koneksi Jaringan (tidak mesti selalu internet, pakai jaringan lokal)
Saya berasumsi bahwa anda telah selesai memasang tv tunner internal tersebut di pc, langsung saja saya ke pembahasan tentang membuat agar tv yang telah bisa di tonton di tv anda bisa di tonton juga oleh orang lain yang berada dalam satu jaringan dengan anda.
Saya disini menggunakan software untuk Windows Xp, coz kalau buat Linux belum ketemu caranya.
Server Inside (sisi server)
– Download Unreal Media Server
– Download Unreal Live Server
Setelah selesai anda download dan di install kedalam pc anda, sekarang saya akan memberikan illustrasi gambar untuk menyettingnya :

1. buka Live Server Configurator —> klik File —> add media source

2. Ceklist add video channel —> pilih tv tunner internal anda

3. pilihlah Apply Software Compression

4. pilih video tunner in pada box input

5. Selanjutnya next, ceklist add audio channel, pilih sound card kamu

6. pilihlah Apply Software Compression

7. pilih Line In pada box input

8. Selanjtunya pilih Buffer dan LAN

9. Netx, ingat source id yang tertera dan deskripsikan tv streamingmu

10. Finish

Nah settingan diatas digunakan di Live Server Configurator, selanjutnya saya akan memberikan contoh settingan Media Server Configurator :
1. buka Media Server Configurator —> klik File —> New Live Broadcast

2. Pilih Dynamic Live Broadcast

3. Isi Alias dengan nama yang telah dideskripsikan di Live Server Configurator

4. Klik set password untuk mengeset password -> contoh pass : 12345

5. Klik ok
Sekarang Buka Live Server Configurator, klik kanan pada Live Source yang telah dibuat, klik connect to media server

isi password dengan password yang telah di isi di media server configurator

klik connect
Instalasi dan Konfigurasi Client
Utk menikmati aliran channel TV pd desktop client. Pertama, salin file StreamingMediaPlayer.zip yg sudah kamu unzip ke dlm bagian instalasi server ke mesin client. Selanjutnya, jalankan file2 yg eksekusi (.exe) utk memasang streamin player pd client tsb.
Nah, setelah instalasi berakhir, kamu bisa menjalankan Streaming Media Player dari Start>Program>Unreal Sreaming. Cara ini akan mendaratkan sebuah player pd layar client kamu.
Pd layar itu, klik Media>View Remote Live Source, di mana ini akan memunculkan sebuah dialog box. Selanjutnya, pd teks box ‘Media Server IP address or Internet name’, masukan IP address dari streaming server.
Dan dlm ‘Connection Protocol’ klik radio box TCP, dg memilih ‘Alias’ dan beri nama alias itu sesuai dg yg telah kamu berikan pd step-3. ato kamu bisa memilih ‘Direct’, dan memberi IP address dan nomor ID dari streaming server yg kamu miliki.
Bila detil IP ato detil Alias benar2 tepat, kamu akan mendapatkan jamuan tayangan menu Live TV pd Streaming Media Player kamu dari streaming server.
Bahkan kamu bisa melakukan host streaming Live TV dg baik pd server Intranet kamu. Lebih jauh, kamu bisa menulis sebuah kode HTML sedemikian rupa hingga sebuah clisnt bisa mengakses streaming server itu dari browser Web mereka.

Guide to Streaming Video in LAN 

Most of the people think that video streaming is a very complicated process
Lets make it easy
This is my first effort in writing a Tutorial.

After reading this Tutorial you also will be able to stream
VCD .dat , AVI [Normal , Divx , Xvid , 3ivx] , WMV , mpg files

Hardware Requirements 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Minimum 2 Computers in LAN with any IP address
Server – PIII 450Mhz , 128/256MB Ram
Client – PIII 450Mhz , 128/256MB Ram

If You dont have a LAN you can also try this on a Single Computer.

Operating System Supported 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Windows , Mac OS X , BeOS , Debian GNU/Linux , Mandrake Linux , Fedora Core , Familiar Linux ,
SuSE Linux , Red Hat Linux , WinCE / PocketPC

Software Requirements
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Video Lan Client – VLC – The Cross – Platform media player and streaming server

VLC (initially VideoLAN Client) is a highly portable multimedia player for various audio and video formats
(MPEG-1, MPEG-2, MPEG-4, DivX, mp3, ogg, …) as well as DVDs, VCDs, and various streaming protocols.
It can also be used as a server to stream in unicast or multicast in IPv4 or IPv6 on a high-bandwidth network.

Web:- www.videolan.org

Installation
~~~~~~~~~

Video LAN Client has to be installed on the Server and every Client Computer.
Usually it comes as a zip package you need to extract it to a folder anywhere on the server and client.

Tutorial
~~~~~~

This Tutorial is demonstrating a VLC Streaming and Stream Playback on Windows Platform
Server IP Address:- 192.168.0.1
Client IP Address:- 192.168.0.2

On Server Side
1.> Double Click on VLC.exe to Launch it.

2.> Click on “Open File” to Browse the .dat , .avi , .mpg , .wmv file
Here “Test.avi” File


3.> Now Click the “Stream output” Checkbox and click on “Settings” button.

4.> When you click on “Settings” button a new interface is displayed where nothing is clicked

– Now Click on HTTP Check Box
– Enter Server Address and any empty server port number for eg. 1234
– Under Encapsulation Method Select “MPEG TS”
– Dont click anything under Transcoding Options
– Click Ok now

Resigzed Image Click this bar to view the full image.

After Clicking OK

Note:- The Encapsulation Method is different for different files you stream from the server side
Dat File – MPEG TS
AVI File – MPEG TS
MPG File – MPEG TS
MPEG File – MPEG TS
WMV File – ASF

5.> After Clicking OK the Server “192.168.0.1″ will start streaming the select video file on Port Number 1234

It Will be displayed as follows

Now the File is Streaming from the Server.

On the Client Side
~~~~~~~~~~~~~~
1.> Double Click on VLC.exe to Launch it.

2.> Select “Open Network Stream”

3.> After Clicking there this will be displayed

4.> Now Click on “HTTP/FTP/MMS” and enter the Server IP address with the port number as “192.168.0.1:1234″

5.> After Clicking OK , The following streaming video file from the server will be displayed on the client side

6.> You can also view the Streaming Video on the Client Side in FullScreen Mode Like this

Done
—————————————————————-

Note:- For people those who dont have LAN also can try out this tutorial like this
For any Computer 2 instances of VLC can be run and your same Computer as Server and Client.
Only thing you have to do is wherever i have used Server IP as 192.168.0.1 replace that with 127.0.0.1

sumber : http://sinichireina.wordpress.com/2011/08/17/membuat-streaming-tv-di-lan/


Bagaimana cara menambahkan menu drop down pada blog kita? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Silahkan login terlebih dahulu pada akun Blogspot pembaca
  2. Klik link menu Tata Letak dan pilih sub menu Edit HTML dan beri tanda centang pada kotak kecil disamping tulisan Expand Template Widget
  3. Jangan lupa untuk membackup terlebih dahulu template pembaca agar jika terjadi kesalahan bisa dikembalikan lagi pada kondisi semula. Klik link Download Template Lengkap
  4. Copy paste kode berikut di atas tag </head>
    <script type="text/javascript"
    src="http://nestoriko.googlepages.com/chrome.js">
    </script>
  5. Cari kode ]]></b:skin> kemudian tambahkan struktur CSS dibawah ini dengan mengcopy paste diatas kode ]]></b:skin>

    .chromestyle{
    width: 100%;
    font-weight: bold;
    }

    .chromestyle:after{
    content: ".";
    display: block;
    height: 0;
    clear: both;
    visibility: hidden;
    }

    .chromestyle ul{
    border: 1px solid #BBB;
    width: 100%;
    background: url(http://nestoriko.googlepages.com/chromebg2.gif) center center repeat-x;
    padding: 4px 0;
    margin: 0;
    text-align: center;
    }

    .chromestyle ul li{
    display: inline;
    }

    .chromestyle ul li a{
    color: #494949;
    padding: 4px 7px;
    margin: 0;
    text-decoration: none;
    border-right: 1px solid #B5E2FE;
    }

    .chromestyle ul li a:hover, .chromestyle ul li a.selected{
    background: url(http://nestoriko.googlepages.com/chromebg2-over.gif) center center repeat-x;
    }

    .dropmenudiv{
    position:absolute;
    top: 0;
    border: 1px solid #B5E2FE;
    border-bottom-width: 0;
    font:normal 12px Verdana;
    line-height:18px;
    z-index:100;
    background-color: white;
    width: 200px;
    visibility: hidden;
    filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.Shadow(color=#CACACA
    ,direction=135,strength=4);
    }

    .dropmenudiv a{
    width: 100%;
    display: block;
    text-indent: 3px;
    border-bottom: 1px solid #B5E2FE;
    padding: 2px 0;
    text-decoration: none;
    font-weight: bold;
    color: black;
    }

    .dropmenudiv a:hover{
    background-color: #EBF7FF;
    }

  6. Cari struktur seperti dibawah ini pada template pembaca
    <b:includable id='description'>
    <div class='descriptionwrapper'>
    <p class='description'><span><data:description/></span></p>
    </div>
    </b:includable>
    </b:widget>
    </b:section>
    </div>
  7. Jika sudah ketemu, copy paste struktur berikut ini tepat dibawah struktur yang Anda temukan pada langkah 6
    <div id="chromemenu">
    <ul>
    <li><a href="http://tutorial-website.blogspot.com">Home</a></li>
    <li><a href="#" rel="dropmenu1">Menu1</a></li>
    <li><a href="#" rel="dropmenu2">Menu2</a></li>
    </ul>
    </div>

    <!--menu drop down pertama -->
    <div id="dropmenu1">
    <a href="URL sub menu1">Sub Menu1</a>
    <a href="URL sub menu2">Sub Menu2</a>
    <a href="URL sub menu3">Sub Menu3</a>
    </div>

    <!--menu drop down kedua -->
    <div id="dropmenu2">
    <a href="URL sub menu1">Sub Menu1</a>
    <a href="URL sub menu2">Sub Menu2</a>
    <a href="URL sub menu3">Sub Menu3</a>
    </div>

    <script type="text/javascript">
    cssdropdown.startchrome("chromemenu")
    </script>

  8. Coba perhatikan tulisan yang berwarna merah struktur tersebut. Tulisan “dropmenu1” dan “dropmenu2” tersebut merupakan atribut rel dari parent menu drop down yang kita buat. Pada bagian tersebut terlihat bahwa terdapat 2 menu drop down, yaitu “Menu1” dan “Menu2” (warna biru). Jika pembaca ingin menambah menu drop down lagi misalnya “Menu3”, maka buatlah juga atribut rel untuk “Menu3” tersebut misalnya “dropmenu3”, setelah itu tambahkan struktur menu drop down untuk “Menu3″ setelah menu drop down kedua”. Sehingga strukturnya akan menjadi:
    <div id="chromemenu">
    <ul>
    <li><a href="http://tutorial-website.blogspot.com">Home</a></li>
    <li><a href="#" rel="dropmenu1">Menu1</a></li>
    <li><a href="#" rel="dropmenu2">Menu2</a></li>
    <li><a href="#" rel="dropmenu3">Menu3</a></li>
    </ul>
    </div>

    <!--menu drop down pertama -->
    <div id="dropmenu1">
    <a href="URL sub menu1">Sub Menu1</a>
    <a href="URL sub menu2">Sub Menu2</a>
    <a href="URL sub menu3">Sub Menu3</a>
    </div>

    <!--menu drop down kedua -->
    <div id="dropmenu2">
    <a href="URL sub menu1">Sub Menu1</a>
    <a href="URL sub menu2">Sub Menu2</a>
    <a href="URL sub menu3">Sub Menu3</a>
    </div>

    <!--menu drop down ketiga-->
    <div id="dropmenu3">
    <a href="URL sub menu1">Sub Menu1</a>
    <a href="URL sub menu2">Sub Menu2</a>
    <a href="URL sub menu3">Sub Menu3</a>
    </div>

    <script type="text/javascript">
    cssdropdown.startchrome("chromemenu")
    </script>

  9. Perhatikan bahwa nama atribut ID untuk menu drop down ketiga harus sama dengan nama atribut rel untuk “Menu3” yaitu “dropmenu3”. Begitu pula jika pembaca ingin menambah menu drop down keempat, kelima, dan seterusnya.
  10. “URL sub menu1” merupakan URL halaman yang akan dituju jika “Sub Menu1” diklik, dan seterusnya. Silahkan pembaca ganti nama menu, sub menu, dan juga URL dari menu drop down tersebut.
  11. Bagi pembaca yang membuat web dengan menggunakan menggunakan software web design seperti dreamweaver, langkahnya hampir sama dengan yang diatas. Hanya saja struktur yang ada pada langkah 7 diletakkan pada bagian halaman web dimana pembaca ingin menambahkan menu drop down tersebut

sumber : http://tutorial-website.blogspot.com/2009/03/membuat-menu-drop-down-horizontal.html

Web Security

Posted: Juni 12, 2012 in tugas

Web Security adalah tata cara mengamankan aplikasi web yg dikelola, biasanya yg bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tsb.

Web Auditor adalah org yg melakukan audit/pengecekan keamanan sebuah aplikasi web dan melaporka…n letak celah keamananya utk kemudian dilakukan perbaikan. Sebelum melakukan audit, seorang auditor sdh hrs memiliki izin dari pemilik sistem. Security Auditor biasanya berasal dari luar (bkn pengelola).Seorang Security Auditor wajib merahasiakan celah keamanan kpd pihak luar.

Berikut ini sedikit review tentang keamanan website. Semoga Berguna.
Keamanan suatu website atau web security systems merupakan salah satu prioritas yang sangat utama bagi seorang webmaster. Jika seorang webmaster mengabaikan keamanan suatu website, maka seorang hacker dapat mengambil data-data penting pada suatu website dan bahkan pula dapat mengacak-acak tampilan website(deface) tersebut.

Quote:
PengantarKeamanan suatu website atau web security systemsmerupakan salah satu prioritas yang sangat utama bagi seorang webmaster.
Jika seorang webmaster mengabaikan keamanan suatu website, maka seorang hacker dapat mengambil data-data penting pada suatu website dan bahkan pula dapat mengacak-acak tampilan website(deface) tersebut.
Quote:
Metode PenyeranganBerikut adalah beberapa metode yang biasa sering digunakan para hacker untuk menyerang suatu website:
1.Remote File Inclusion (RFI)
2.Local File Inclusion (LFI)
3.SQL injection
4.Cross Site Scripting (XSS)
Quote:

Remote File Inclusion (RFI)
Metode yang memanfaatkan kelemahan script PHP include(), include_once(), require(), require_once() yang variabel nya tidak dideklarasikan dengan sempurna.
Dengan RFI seorang attacker dapat menginclude kan file yang berada di luar server yang bersangkutan.

Local File Inclusion (LFI)
Metode yang memanfaatkan kelemahan script PHP include(), include_once(), require(), require_once() yang variabel nya tidak dideklarasikan dengan sempurna.
Dengan LFI seorang attacker dapat menginclude kan file yang berada di dalam server yang bersangkutan.

SQL injection
SQL injection adalah teknik yang memanfaatkan kesalahan penulisan query SQL pada suatu website sehingga seorang hacker bisa menginsert beberapa SQL statement ke ‘query’ dengan cara memanipulasi data input ke aplikasi tersebut.

Cross Site Scripting (XSS)
XSS dikenal juga dengan CSS adalah singkatan dari Cross Site Scripting.XSS adalah suatu metode memasukan code atau script HTML kedalam suatu website yang dijalankan melalui browser di client.

Tips Keamanan Website
-Ada beberapa cara supaya website kita tidak mudah disusupi oleh para hacker, sehingga dapat mengurangi resiko kerusakan website, antara lain:
Jika anda menggunakan suatu CMS seperti joomla, phpbb, phpnuke, wordpress dan sebagainya, rajinlah mengupdate CMS anda dengan CMS terbaru jika muncul versi yang lebih baru.
-Gunakanlah software seperti Acunetix untuk melakukan scanning atas kelemahan yang bisa terjadi di website anda

sumber : http://c1p1.wordpress.com/2010/09/30/definisi-web-security-dan-web-auditor/

http://satya777.blogspot.com/2010/08/website-security-systems-keamanan.html