Kiat Persiapan Interview

Posted: Januari 9, 2014 in tugas

Tidak terasa sudah hampir 3,5 tahun saya sudah berkuliah di Universitas Gunadarma. Sudah banyak ilmu yang dipelajari dan dipraktikan selama masa kuliah tersebut. Sudah banyak pula dosen dan teman yang dikenal. Beberapa bulan lagi, semester 7 ini juga akan berakhir. Di bulan Desember nanti kita akan menghadapi Ujian Tengah Semester(UTS). Berbagai persiapan pun pasti akan saya lakukan untuk dapat sukses menghadapi UTS. UTS pada semester ini, memiliki poin yang sangat penting untuk kelangsungan perkuliahan saya nanti. Semester 7 ini tidak akan ada Ujian Utama(UU). Oleh karena itu, kebanyakan mata kuliah semester ini memiliki bobot nilai sebesar 70% dan nilai Ujian Akhir Semester(UAS) memiliki bobot nilai sebesar 30%.
Tentu saja bukan hanya UTS yang harus saya persiapkan sebagai mahasiswa tingkat akhir. Masih ada lagi, sebuah dinding tinggi yang masih harus saya lewati untuk dapat lulus dari UG. Dinding tinggi tersebut tak lain adalah Skripsi. Universitas Gunadarma memiliki 2 cara untuk kita mendapatkan ijazah kelulusan dan gelar Sarjana. Yang pertama adalah Kompre, dan yang kedua adalah Skripsi. Tentu saja, saya akan memilih Skripsi walaupun mungkin butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikannya dibanding Kompre. Karena bagi saya, Penulisan Skripsi hanya akan kita kerjakan satu kali dalam kehidupan kita. Lagipula, akan menjadi sesuatu yang membanggakan jika saya bisa lulus dengan cara Skripsi.
Setelah Penulisan Skripsi dan kita berhasil sidang, maka yang akan kita hadapi adalah panggilan kerja (Interview). Interview adalah suatu langkah awal kita di dunia kerja. Interview bukanlah suatu perkara yang mudah, karena saat interview ini kita akan di uji dengan berbagai pertanyaan. Dimana pertanyaan-pertanyaan tersebut akan mewakili segala informasi yang dibutuhkan penginterview untuk menetapkan keputusan apakah kita cocok untuk bekerja di perusahaan itu atau tidak. Tentu saja bukan hanya pertanyaan-pertanyaan dari perninterview yang harus dikhawatirkan. Tetapi, gesture tubuh dan cara kita menjawab pertanyaan tersebut pun penting dan harus kita perhatikan. Karena gesture tubuh dan cara kita menjawab akan mewakili sifat-sifat yang kita miliki. Apakah kita akan mampu untuk bekerja di perusahaan itu atau tidak. Oleh karena itu, saya harus meningkatkan softskill saya sendiri untuk bisa melewati panggilan kerja (interview) dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s